STUBA Unjuk Gigi Lewat Pagelaran Aksidental - Inforitel.com 18.212.90.230
 
 

RECENT UPDATE

Appeton Multivitamin Lysine Syrup

Appeton Multivitamin Lysine Syrup merupakan multivitamin penambah nafsu makan bagi anak dengan membangkitkan selera makan. Mengandung vitamin-vitamin dan lysine yang san.. Read More

Wardah Exclusive Two Way Cake

Menurut Wardah, hanya cukup dengan satu bedak, wajah Anda tidak hanya terlindungi dari sinar UV yang berbahaya dan polusi tetapi kulit wajah Anda juga akan terlihat le.. Read More

Ragam Pilihan Kebutuhan Fashion di Toko Katallog

Pernahkah Anda berkunjung ke Toko Katallog yang berada di Jalan Dipatiukur? Distro ini berbeda dengan distro yang lainnya di Bandung. Ketika datang kesini t.. Read More
 
 

STUBA Unjuk Gigi Lewat Pagelaran Aksidental

Studi Teater Unisba(STUBA) kembali menampilkan sebuah pagelaran bertajuk “Siapa Yang Akan Datang?”pada Kamis (20/2) di lorong akuarium Unisba. Pertunjukan yang diperankan oleh Riman, Alif, dan Pasa, ini memunculkan sisi gelap dari kehidupan. Tampilan artistik, interior dan design, serta properti yang digunakan oleh pemain mampu menghidupkan juga memperkuat karakter yang dilakoni.

Teater ini menceritakan tentang pembunuh yang menyimpan dendam dan ketidaksukaan pada seorang tokoh terkenal. Cerita dimulai ketika seorang kakek muncul dan duduk dalam amarahnya di sebuah kursi, lalu muncul seorang akuntan dan anak muda yang menunggu kereta datang. Mereka saling adu mulut dan saling tuduh dalam sebuah penantian.Klimaks cerita terjadi saat anak muda dibunuh oleh seorang kakek dan akuntan yang ternyata adalah pembunuh.

Tujuan utama diadakannya pertunjukkan ini selain sebagai bentuk hiburan merupakan bentuk nyata dari rasa rindu anggota STUBA untuk mengolah rasa, rupa, dan karsa mereka dalam bermain peran, juga sebagai bentuk inisiatif. “Mudah-mudahan pagelaran ini dapat menginspirasi anggota STUBA yang lain, calon anggota STUBA, dan masyarakat pada umumnya untuk terus berkreasi dan tidak pernah puas,” tukas Riman selaku pemain dan ketua STUBA.

Meskipun pertunjukkan ini dibuat dua hari sebelum hari-H, tanpa naskah dan tanpa sutradara, namun acara ini berhasil dikemas dengan baik dan cukup menarik animo partisipan. “Kita bikin acara ini cuman berpatok pada poster, lalu kita bertiga (Riman, Alif, dan Pasa) berdiskusi buat cari benang merahnya. Rasanya selesai tampil tuh, saya seneng dan kepengen tampil lagi. Kita jadi lebih waspada juga berimajinasi saat tampil di depan karena tanpa naskah,”ungkap Riman lagi.

Penonton yang cukup memadati lorong akuarium pun rupanya menyimpan kesan masing-masing setelah menyaksikan pagelaran. “Setelah saya nonton pertunjukan teatrikal ini, wawasan saya semakin terbuka dan saya semakin menyadari bahwa teatrikal itu menarik dan menyampaikan pesan tertentu,” ujar Zaelani, mahasiswa FIKOM angkatan 2012.

Share This Article

Comments ( 0 )

Write Comment

 

Baca Juga

Appeton Multivitamin Lysine Syrup

Appeton Multivitamin Lysine Syrup merupakan multivitamin penambah nafsu makan bagi anak dengan membangki... Read More

Wardah Exclusive Two Way Cake

Menurut Wardah, hanya cukup dengan satu bedak, wajah Anda tidak hanya terlindungi dari sinar UV yang ber... Read More

Ragam Pilihan Kebutuhan Fashion di Toko Katallog

Pernahkah Anda berkunjung ke Toko Katallog yang berada di Jalan Dipatiukur? Distro ini berbed... Read More