Kurikulum 2013 Berdampak Positif bagi Siswa - Inforitel.com 54.196.98.96
 
 

RECENT UPDATE

Appeton Multivitamin Lysine Syrup

Appeton Multivitamin Lysine Syrup merupakan multivitamin penambah nafsu makan bagi anak dengan membangkitkan selera makan. Mengandung vitamin-vitamin dan lysine yang san.. Read More

Wardah Exclusive Two Way Cake

Menurut Wardah, hanya cukup dengan satu bedak, wajah Anda tidak hanya terlindungi dari sinar UV yang berbahaya dan polusi tetapi kulit wajah Anda juga akan terlihat le.. Read More

Ragam Pilihan Kebutuhan Fashion di Toko Katallog

Pernahkah Anda berkunjung ke Toko Katallog yang berada di Jalan Dipatiukur? Distro ini berbeda dengan distro yang lainnya di Bandung. Ketika datang kesini t.. Read More
 
 

Kurikulum 2013 Berdampak Positif bagi Siswa

Rabu, 23 Juli 2014 -
Dalam implementasi Kurikulum 2013, para guru baik sebagai peserta pelatihan kurikulum maupun sebagai instruktur nasional turut mengalami kendala, lambat laun mereka akan mengerti dengan sendirinya.

Saat konferensi pers penjelasan seputar kesiapan penerapan Kurikulum 2013 Tahun Ajaran 2014/2015 di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (21/7/2014), hadir beberapa guru sebagai peserta maupun instruktur nasional bercerita mengenai pengalaman pelatihannya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh pun memberi kesempatan terhadap guru SD, SMP, dan SMK tersebut untuk menuangkan cerita mereka.

Guru SDN 03 Pulo Kebayoran Baru Silmi Martin, misalnya. Dia menceritakan kesan-kesannya selama mengikuti pelatihan yang diterapkan. "Saya ditunjuk oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi instruktur nasional. Selama pelatihan saya banyak mengalami kendala. Guru mempertanyakan kurikulum ini kok ribet pada awalnya," ujar Silmi di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (21/7/2014).

Menurut Silmi, berdasarkan elemen perubahan, kurikulum 2013 berfokus pada empat aspek. Di hari lainnya, mereka mendapat materi inti kurikulum 2013 yang berdasarkan pada standar proses, baru memahami pembelajaran tematik intergratif di SD.

"Awalnya asing, kemudian setelah pelatihan mereka sudah mulai mengerti dan paham. Di sekolah, kami baru tahun ini melaksanakan kurikulum 2013, dari tahun kemarin sudah menerapkan rohnya pada pembelajaran," ucap guru kelas 4 itu.

Silmi mengaku sudah menerapkan kurikulum 2013 kepada anak didiknya. Dia tidak lagi melihat siswa dari nilai tapi juga dari proses. Guru, lanjutnya, tidak hanya ceramah tapi ke lapangan. Anak pun juga demikian, mereka diajak belajar di luar sekolah, misalnya koperasi dan lingkungan sekitar.

"Optimis anak-anak bisa lebih berani mengungkapkan pendapat, rasa penasaran lebih tinggi, dan sikap lebih bagus. Saya terus terang sebelumnya agak gamang dengan Kurikulum 2013, setelah saya menjalaninya menjadi instruktur nasional. Saya merasa optimis, anak itu dipacu untuk bernalar, semua panca indera dipakai dan dieksplorasi," ujar Silmi.
Share This Article

Comments ( 0 )

Write Comment

 

Baca Juga

Appeton Multivitamin Lysine Syrup

Appeton Multivitamin Lysine Syrup merupakan multivitamin penambah nafsu makan bagi anak dengan membangki... Read More

Wardah Exclusive Two Way Cake

Menurut Wardah, hanya cukup dengan satu bedak, wajah Anda tidak hanya terlindungi dari sinar UV yang ber... Read More

Ragam Pilihan Kebutuhan Fashion di Toko Katallog

Pernahkah Anda berkunjung ke Toko Katallog yang berada di Jalan Dipatiukur? Distro ini berbed... Read More